Inilah 6 Penyebab Kebakaran Hutan yang Paling Sering Terjadi



 

Kebakaran hutan di Indonesia semakin meluas sehingga mengganggu aktivitas masyrakat Indonesia. Hal itu diperparah dengan musim kemarau yang terasa lebih panjang dan sangat terik. Ketahuilah penyebab kebakaran hutan yang bisa jadi akibat ulah manusia yang tidak peka terhadap lingkungan.

Kebakaran hutan membuat semua orang merana. Mereka yang dekat dengan hutan akan terkena kempulan asap. Sementara orang yang jauh dari lokasi akan terkena dampaknya seperti kekeringan.

Ya, hutan adalah tempat penyimpanan air tanah dimuka bumi ini. Pohon-pohon besar itu mampu menyerap air dan di cadangkan dalam tanah. Kemudian air tersebut nantinya akan digunakan oleh manusia untuk keperluannya sehari-hari. Memang benar, hutan adalah jantung dunia karena menyimpan air yang berguna untuk kehidupan seluruh manusia.

Artikel ini diharapkan dapat menggugah kesadaran kita untuk menjaga jantung dunia demi klangsungan hidup sesama. Seperti yang dilakukan oleh PT Suparma Tbk dalam menjaga hutan dunia. Bacalah artikel ini!

Penyebab Kebakaran Hutan

Pertama, kami awali dengab mengetahui penyebab kebakaran hutan yang bahkan ada yang belum Anda pirikan sebelumnya. Berikut ini penyebab-penyebabnya:

Petir

Petir adalah penyebab kebakaran hutan yang alami. Petir yang yang menyambar hutan akan sangat berdampak saat terjadi saat masih memasuki musim kemarau.

Menurut Deni Septiadi selaku Dosen Sekolah Tinggi Meteorologi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) mengatakan bahwa musim peralihan musim kemarau insolasi (incoming solar radiation) matahari bisa sempurna diterima permukaan sehingga akan lebih mudah terkena bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, hujan es, petir hingga puting beliung.

Letusan Vulkanik

Penyebab kebakaran hutan dari kejadian alami adalah letusan vulkanik yang diperparah dengan musim kemarau yang panjang. Dengan demikian area vegetasi akan dikabar material vulkanik yang dikeluarkan oleh letusan tersebut.

Sayangnya area vegetasi pegunungan sulit terlihat. Kita hanya dapat melihat kepulan asap putih dari kejauhan sebagai tanda adanya kebakaran.

Kemarau

Kemarau yang panjang membuat suhu menjadi sangat terik sehingga mudah membakar benda-benda yang kering. Selain itu gesekan pohon dan daun kering saat kemarau membantu hutan cepat terbakar.

Gesekan tersebut akan memunculkan percikan api. Jika ini terjadi secara terus menerus maka percikan api itu akan semakin melebar.

Rokok yang Tidak Dimatikan

Inilah penyebab kebakaran hutan yang terjadi karena ulah manusia yang sembarang buang sampah. Pembuangan ini akan diperparah jika memasuki musim kemarau dan hutan terasa kering.

Oleh karena itu pastikan puntung rokok sudah mati sebelum dibuang. Api yang masih menyulut akan terkena bagian-bagian yang kering dan terjadilan percikan api yang melebar ke pohon dan daun kering lainnya.

Pembukaan Lahan

Pembukaan lahan adalah aktivitas manusia yang menjadi penyebab kebakaran hutan. Oknum-oknum tersebut membuka lahan di tengah-tengah hutan untuk keperluan individu.

Pembukaan lahan kerap terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Oknum-oknum di dua pulau tersebut membuka lahan di tengah hutan membuka lahan kelapa sawit. Mereka sengaja membakar pohon-pohon disana saat membuka lahannya. Menurut mereka pembakaran itu dinilai lebih efektif karena mampu menghemat waktu.

Api Unggun

Bagi pecinta camping, hutan adalah tempat yang memacu adrenalinnya untuk menginap semalam disana. Membuat api unggun adalah hal yang wajar dilakukan setiap malam saat ber-camping.

Ada beberapa orang yang tidak bisa mematikan api unggun dengan sempurna. Dengan demikian itulah yang menjadi penyebab hutan kebakaran.

Baca Juga:

PT Suparma Tbk Bantu Lestarikan Hutan Dengan FSC

PT Suparma Tbk adalah salah satu perusahaan yang memproduksi barang yang terbuat dari serat kayu atau pulp. Tenang, meskipun demikian kami tidak akan mlakukan penebangan hutan liar demi membuat produk-produk kami.

FSC ada;ah solusi yang tepat ketika hutan sudah mulai terganggu dan menybabkan kegundulan. Forest Stewardship Council (FSC) adalah organisai dunia yang mengelola hutan secara bertanggung jawab. Dengan demikian memiliki sertifikasi FSC menjadi bukti bahwa kami telah  benar-benar menjaga hutan secara bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.

Dukung terus upaya kami untuk menjaga hutan dengan mempercayakan produk kami untuk kebutuhan sehari-hari Anda.

Referensi:

www.liputan6.com
www.lindungihutan.com
 

 



Diposting oleh : Dini Harianti BR Sinambela
pada 03 April 2024

Rate this article :

 

PT Suparma, Tbk is a leading paper manufacturer company which focused in providing reliable and high quality paper.

 

© 2024 PT Suparma, Tbk. All Rights Reserved. | Privacy Policy | Site Map | Disclaimer